Bunga Kehidupan sebuah blog membahas tentang pernik pernik kehidupan yang terfokus pada masalah pendidikan (The life flower one blog discussed about something that was interesting to the world of education)

Dihempas Gelombang Kehidupan

Dihempas Gelombang Kehidupan


By: M. Agus Syafii

Perjalanan hidup seseorang tidak pernah ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa mendatang. Gelombang kehidupan menghempas siapapun. Demikian juga yang terjadi pada seorang bapak. Ditengah kebahagiaan diri dan keluarganya. Tiba-tiba terkena PHK. Perusahaannya ditutup. Usaha mencari kerja dilakukannya. Berhari-hari dirinya mencari pekerjaan tetapi selalu gagal. Beruntunglah setiap kali pulang dengan kekecewaan, istrinya selalu memberikan semangat. 'Sabar ayah, Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang sedang menguji kita,' begitulah yang diucapkan oleh istrinya disaat dirinya sedang putus asa. Sampai kemudian dirinya jatuh sakit. Didalam sakit itulah hatinya benar-benar berserah diri pada Allah. Istrinya dengan sabar setiap hari menyuapi bubur ayam hangat senantiasa mengingatkan agar bersabar dan berharap pertolongan Allah. Sampai kondisinya telah pulih kembali. Pada suatu hari istri mengajak ke Rumah Amalia untuk bershodaqoh dengan harapan agar Allah berkenan memberikan kemudahan atas kesulitan yang dihadapinya.

Sampai keesokan harinya ada teman lamanya meminta bantuan jasanya untuk mendapatkan pembiayaan dari bank. Berkat pengalamannya mengurus pembiayaan di Bank Syariah semuanya berjalan dengan lancar dan dirinya memperoleh komisi atas jasa yang telah diberikannya. Dari komisi inilah ia membuka usaha menyediakan gas dan air galon, semua yang dijalaninya terasa lancar dan mudah. Ditengah ketekunannya memohon kepada Allah. Semuanya menjadi terlihat nyata. Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semakin lama pelanggannya semakin banyak. Sampai bisa membeli kendaraan roda empat untuk keperluan usahanya.

'Istri saya selalu mengingatkan agar menyisihkan rizki untuk anak-anak Amalia. Alhamdulillah, rizki terasa lebih mengalir ketika kami berbagi sekaligus membawa keberkahan dan ketenteraman hati dalam keluarga kami,' tuturnya. Dengan hati yang berserah kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala semua kesulitan telah dilaluinya dengan mudah. 'Dan barangsiapa berserah diri kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendakiNya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. Dan barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, nicaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam segala urusannya. (QS. 65 :2-3).

Wassalam,
M. Agus Syafii
Enhanced by Zemanta



Posted by Aji Baroto , Published at 8:36 PM and have 0 komentar

Tidak ada komentar :