Bunga Kehidupan sebuah blog membahas tentang pernik pernik kehidupan yang terfokus pada masalah pendidikan (The life flower one blog discussed about something that was interesting to the world of education)

Menghargai Sesama itu Baik

Menghargai Sesama itu Baik

Drama ini menceritakan tentang 4 orang teman di Sekolah DH yang sudah lama mengenal satu sama lain, mereka adalah Daniel, Jeremy, Justin, dan Melchior. Daniel adalah seorang anak yang bijak, Jeremy adalah anak yang sabar dan suka menolong, Justin adalah anak yang pendiam dan rajin, dan Melchior adalah seorang anak yang kasar dan tidak mentaati peraturan.

Babak 1
            Justin, Jeremy, dan Daniel sedang berkumpul di dekat sekolah mereka, tiba – tiba Melchior datang dan tampak kesal dan melampiaskan kekesalannya terhadap Justin, karena Justin tidak menerima, Justin marah saat pulang.

Adegan 1:
            Rabu sore, setelah pulang sekolah, Justin, Jeremy, dan Daniel sedang kumpul di sebuah tempat di dekat sekolah mereka, disitu mereka sedang membahas tentang tugas yang baru diberikan pada mereka hari itu juga.
Justin               :”Kalian ngerti tugas yang tadi dikasih gak?”
Jeremy             :”Tugas apa? IPA?”
Justin               :”Iya.”
Daniel              :”Aku sih ngerti, kamu gak ngerti yang mana Justin?”
Justin               :”Aku gak ngerti aja disuruh ngapain.”
Jeremy            :”Kita cuma disuruh cari di internet tentang penyakit – penyakit yang menular.”
Justin               :”Oh, oke. Terima kasih.”

Adegan 2:
            Setelah selesai mengobrol, mereka ingin pulang. Tiba – tiba mereka bertemu Melchior yang baru selesai remedial matematika.
Justin               :”Hey, Ior kamu abis ngapain aja? Kok baru keluar sekolah?”
Melchior         :”Siapa tuh yang nanya? Kok gak keliatan?”
Justin               :”Aku yang nanya.”
Melchior         :”Ohh, Justin. Ganggu aja kamu, aku mau pulang.”
Justin               :”Kamu kenapa sih sok banget.”
Melchior         :”Apaan sih kamu ganggu orang aja. Pergi sana aku mau pulang.”
Justin               :”Ya udah terserah kamu lah!”

Adegan 3:
            Setelah berbicara dengan Ior yang sedang kesal karena nilainya, Justin dan kedua temannya pulang. Saat di jalan pulang, Justin mengobrol dengan kedua temannya tentang Ior.
Justin               :” Kalian kesal gak sama Ior?”
Jeremy            :”Aku sih biasa aja. Emangnya kenapa?”
Daniel              :”Aku juga biasa aja sama dia.”
Justin               :”Dia sok banget tau, aku kesel banget.”
Daniel              :”Udahlah gak usah diurusin dia nanti juga biasa aja.”
Jeremy            :”Iya, bener tuh kata Daniel.”
            (Lalu mereka pun pulang ke rumah masing – masing. Di rumah Justin, Justin marah sendiri karena perbuatan Ior tadi)
Justin               :”Apa – apaan tuh jadi anak sok banget.”
Justin               :”Udahlah mending aku kerjain tugas aja terus langsung tidur.”
            Kemudian Justin mengerjakan tugasnya lalu tidur.

Babak 2
Keesokan harinya mereka berempat bertemu di kelas. Justin pun memarahi Ior akibat tindakannya kemarin dan Ior juga kesal karena dia merasa tidak bersalah. Setelah itu, Daniel dan Jeremy menegur mereka berdua karena seharusnya mereka tidak bertengkar di kelas dan akhirnya Justin dan Melchior pun berdamaian.

Adegan 1:
            Kamis pagi, sebelum bel masuk kelas, Justin bertemu dengan Ior dan langsung memarahinya karena perbuatannya kemarin sore.
Justin               :”Hey Ior, kamu kemarin sok banget sih! Lain kali gak usah begitu juga kali.”
Melchior         :”Apaan sih kamu pake marah – marahin aku segala, aku kan gak salah apa – apa                                       sama kamu. Aku juga begitu ke semua orang kok.”
Justin               :”Kamu tau gak sih tindakan kamu kemarin itu gak sopan banget?”
Melchior         :”Buat aku sih biasa aja, aku aja udah biasa begitu.”
Justin               :”Kamu harusnya gak boleh begitu, itu gak bener.”
Melchior         :”Sekarang kamu juga sok tuh, marah – marahin orang segala.”

Adegan 2:
Daniel dan Jeremy masuk kelas dan mereka melihat Ior dan Justin sedang bertengkar. Mereka pun menegur mereka berdua karena mereka seharusnya tidak bertengkar.
Jeremy            :”Ya ampun kalian ini, ngapain bertengkar? Masih pagi kok sudah bertengkar.”
Daniel              :”Kalian kenapa pagi – pagi begini udah bertengkar?”
Justin               :”Ya aku cuma mau ngasih tau Ior dia kemarin salah tapi dia malah ngelawan.”
Melchior         :”Aku kan gak salah apa – apa orang aku udah biasa begitu tapi gak ada yang  marah.”
Daniel              :”Udah – udah mending kalian berhenti aja terus minta maaf satu sama lain.”
Jeremy            :”Iya, nanti juga pasti gak berantem begini lagi kok.”
Justin               :”Yaudah.”
Melchior         :”Oke.”

Adegan 3:
            Kemudian Justin dan Melchior meminta maaf satu sama lain dan mereka pun berdamai sampai seterusnya.
Justin               :”Ior, sorry yah tadi aku marah – marahin kamu.”
Melchior         :”Iya Justin, sorry juga kemarin aku gak sopan gitu sama kamu.”
Jeremy            :”Nah gitu dong kalian, kan kalo udah damai lebih enak.”
Daniel              :”Iya, bener tuh kata Jeremy, kalian harusnya damai aja.”
           
Setelah Justin dan Melchior meminta maaf satu sama lain, mereka berempat pun menjadi semakin akrab dan damai dengan sesama.
           
Pesan dari cerita ini adalah, jangan bertindak sesukamu kepada orang lain, karena tindakan apa yang menurutmu biasa saja, bisa saja tidak sopan di mata orang lain jadi kita semua harus belajar untuk menghargai sesama supaya bisa hidup damai dengan orang lain. (Darrel 8H SMP Dian Harapan Daan Mogot)



Posted by Aji Baroto , Published at 9:39 PM and have 1 komentar

1 komentar :

Jual Tanah mengatakan...

Nice cerita...