Bunga Kehidupan sebuah blog membahas tentang pernik pernik kehidupan yang terfokus pada masalah pendidikan (The life flower one blog discussed about something that was interesting to the world of education)

Meningkatkan Daya Saing Kita Di Kanto

Meningkatkan Daya Saing Kita Di Kanto



Hore, Hari Baru! Teman-teman.

Persaingan ada di mana-mana, termasuk di kantor. Para staf bersaing untuk dipromosi menjadi supervisor, para supervisor bersaing untuk menjadi manager, dan para manager bersaing meraih kursi direktur. Cita-cita, ambisi, dan tekad yang membara berseliweran dimana-mana. Salah? Bergantung bagaimana cara bersaingnya. Jika persaingan itu diwarnai oleh sikap dan tindakan yang tidak berkehormatan, maka dampaknya sangat buruk. Tetapi jika persaingan itu dilakukan secara sehat, maka efeknya sangat konstruktif.

Kita hanya akan bisa bersaing secara sehat jika berfokus kepada pembentukan kompetensi, sehingga setiap orang saling berlomba menunjukkan kemampuannya dalam berkontribusi. Untuk Anda, saya ingin menghadiahkan 5 cara yang sangat efektif dalam menghadapi persaingan di kantor, sehingga kompetensi Anda meningkat, dan kontribusi Anda juga bertambah. Berikut ini adalah uraiannya.

1.      Yakini jika disana ada kesempatan yang sama. Banyak orang yang menganggap perusahaan, managemen dan atasannya tidak adil dan pilih kasih. Promosi hanya didasari oleh rasa suka atau tidak suka. Yakinlah bahwa di perusahaan tempat Anda bekerja berlaku azas kesempatan yang sama. Bagaimana jika di kantor Anda benar-benar tidak terdapat kesetaraan kesempatan itu? Jangan terus menumpang hidup disitu dong. Juallah diri Anda ke perusahaan yang menganut prinsip ‘Equal Employment Opportunity’. Apakah ada perusahaan seperti itu? Tentu saja.   

2.      Perlihatkan kapasitas diri Anda. Cara paling ampuh untuk dipromosi adalah dengan menunjukkan bahwa kapasitas diri Anda memang tinggi sekali sehinga sudah selayaknya mendapatkan tanggungjawab yang lebih besar. Jangan menunggu dipromosi jadi Manager dulu untuk menunjukkan Anda mampu menjadi seorang manager. Tunjukkan bahwa Anda mampu bekerja sekualitas Direktur, sebelum Anda menjadi direktur. Jika Anda bisa begitu, maka jabatan itu tidak akan lari kemana-mana; pasti Anda duluan yang mendapatkan kesempatan. Andalah yang kemudian menentukan, mau mengambil kesempatan itu atau tidak.

3.      Bangun hubungan yang sehat dengan atasan dan orang lain. Banyak orang yang kemampuan teknisnya sangat tinggi namun tidak bisa dipromosi karena tidak memiliki people skill yang memadai. Ingatlah bahwa promosi bukan sekedar urusan teknis sehingga hanya mengandalkan faktor teknis saja sering membuat orang kecewa. Jadi, belajarlah membangun hubungan yang baik dengan orang-orang di kantor, karena itu adalah salah satu faktor yang sangat penting bagi karir Anda.

4.      Lapang dada jika kolega Anda yang dipilih. Proses seleksi promosi itu nyaris seperti sebuah pertandingan. Ada kalah, ada menang. Ada gagal, ada berhasil. Banyak orang yang mau bertanding tapi tidak mau menerima kekalahan. Ketika orang lain yang dipromosi, mereka mutung lalu membuat masalah. Sungguh, sikap seperti itu hanya merugikan dirinya sendiri. Jika Anda berani mengikuti proses seleksi promosi, siapkan mental untuk menang atau kalah. Jika menang Anda siap mengemban tugas. Jika kalah juga Anda siap untuk menerimanya dengan lapang dada.

5.      Tetaplah berpikir dan bersikap positif. Pikiran dan sikap positif memberikan dampak positif bagi diri sendiri dan orang lain. Anda akan tetap sehat, dan terus berkembang. Seperti magnet, kedua hal positif itu juga menarik respon positif dari lingkungan atau orang-orang disekitar Anda. Sebaliknya, jika Anda memenuhi diri dengan pikiran dan sikap negatif, maka Anda sendiri yang rugi. Orang lain pun tidak akan menaruh simpati sama sekali, sehingga Anda akan semakin dijauhi. Jadi, berpikir dan bersikaplah secara positif.

Hasil dari sebuah persaingan bukanlah akhir dari perjalanan karir Anda. Jika Anda memenangkan persaingan itu, maka Anda harus menunjukkan bahwa memang Anda pantas mendapatkan promosi itu. Jika tidak, maka Anda akan diremehkan. Jika Anda kalah bersaing? Perjalanan masih panjang, jadi tenang saja. Siapkan diri untuk fase persaingan berikutnya.

Mari Berbagi Semangat!
Dadang Kadarusman



Posted by Health Care , Published at 8:53 PM and have 0 comments

Tidak ada komentar :