Bunga Kehidupan sebuah blog membahas tentang pernik pernik kehidupan yang terfokus pada masalah pendidikan (The life flower one blog discussed about something that was interesting to the world of education)

Menjaga Kebahagiaan Keluarga Ditengah Samudra Kehidupan

Menjaga Kebahagiaan Keluarga Ditengah Samudra Kehidupan



By: M. Agus Syafii

Keluarga tidak selalu dihiasi ketenangan, banyak peristiwa yang menjadi badai menghempas kebahagiaan yang sudah disusun  rapi dengan susah payah.  Ada pertengkaran, selisih paham, ketegangan, luka perih dihati mengusik keharmonisan keluarga. Kejenuhan, dan kebosanan menambah daftar panjang hempasan badai dan gelombang ditengah keluarga mengarungi samudra kehidupan, cinta mulai melayu, tetapi pernikahan dipertahankan demi anak-anak, pernikahan adalah kenyataan yang memalukan sehingga dipertahankan seolah tidak ada masalah demi menjaga citra masing-masing ditengah masyarakat maupun ditengah keluarga besar, perekat jalinan dua hati telah menipis, demikian juga kebahagiaan keluarga juga telah menipis, sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah, "Barangsiapa diharamkan atasnya kasih sayang, maka segala bentuk kebaikan akan hilang darinya." (HR. Muslim & Ahmad).

Lantas bagaimana menjaga kebahagiaan keluarga ditengah badai dan gelombang samudra kehidupan? Jika anda ingin menjaga kebahagiaan keluarga maka lakukanlah karena kecintaan anda kepada Allah maka anda menjaga dan mencintai pasangan anda dengan setulus hati, bukan karena jaim atau jaga imej. Rasulullah bersabda, "Seorang Mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya serta paling lemah lembut terhadap istrinya." (HR. Ahmad & Tirmidzi). Bila kita mencintai pasangan karena cinta kita kepada Allah maka Allah akan melimpahkan keberkahan, kebahagiaan dan juga kebahagiaan untuk keluarga kita. Allah akan memelihara kasih sayang dan keharmonisan keluarga kita. Sebagaimana Sabda Rasulullah, "Jika Allah menghendaki kebaikan bagi sebuah keluarga, Dia menempatkan pada mereka kasih sayang."(HR. Ahmad).

Wassalam,
M. Agus Syafii



Posted by Health Care , Published at 10:01 AM and have 0 comments

Tidak ada komentar :